Follow Us @soratemplates

Monday, March 12, 2012

Sembuh


Sembuh , dan sehat lagi.
Rasanya cuman itu harapan terbesar saya setelah fawwaz mengalami patah belikat itu. Sedih sudah pasti dan capek lahir batin.
Masih jelas saya inget malam-malam yang saya lewati hampir tanpa tidur, demi menjaga supaya perban dan perbaikan tulangnya tidak lagi bergeser. Tapi ikhlas kok, semua demi supaya anak saya cepat sembuh.
Kalo mau mengeluh, saya pengen selalu menumpahkan keluh kesah, tapi yang ada saya jadi lebih boros energi dan rugi sendiri.
Dan setiap kali melihat foto ini, hati saya selalu miris. Masih berusaha tersenyum anak saya ini, padahal saya yakin sakitnya pasti luar biasa. Masih jelas saya bisa merasakan keringat dinginnya menahan sakit, tapi selalu bilang "sakit sedikit kok ibu", sambil tersenyum seperti berusaha meyakinkan saya kalau dia akan baik-baik saja.

Sekarang sudah hampir 2 bulan dari kejadian 'tendangan ngga pada tempatnya itu'. Dan masih selalu menyisakan emosi untuk saya. Tapi yang membuat saya bersyukur, banyak hikmah yang bisa dipetik buat saya pribadi, yang jelas, saya belajar untuk lebih bersabar, Sabar dalam arti yang lebih luas, termasuk ridho untuk semua ketentuan dari Allah, saya anggap ini takdir, ujian naik tingkat kesabaran, dan pastinya saya ingin lulus dengan nilai paling baik.
Bahkan pas kemaren berkunjung ke rumah sodara-sodara, saya harus mengklarifikasi kejadian ini lagi dan berulang-ulang, saya masih bisa merasakan sedih yang mungkin sulit dicari ujung pangkalnya. Tapi alhamdulillah, progress penyembuhan Fawwaz berlangsung sangat bagus, dan semoga Allah mempermudah kesembuhan putra saya ini, dan saya merasa saya diberkahi untuk yang satu ini.

Menceritakan kisah ini sendiri adalah terapi buat saya.
Supaya saya bisa lebih bisa menarik banyak hikmah dan yang paling penting adalah mengelola perasaan saya sendiri.
Sama sekali ngga bermaksud untuk menjatuhkan seseorang, tapi kenyataannya kalo tulisan saya ini beraroma sedih dan marah, memang itu yang saya rasakan saat itu.

"Semoga semua ini menjadikan kamu lebih kuat ya nak, dan Allah menggantinya dengan keberkahan hidup yang melimpah sepanjang hidupmu kelak"
"Amin"

No comments: