Follow Us @soratemplates

Saturday, March 23, 2013

Student, Mommy and Wife

9:53:00 AM 0 Comments
"I don't know how you can balance your university and family life, I mean, with all of these assignments and your house chores?"
"I am ok, but you can pray for me if you want"
hahahahah, selalu begitu jawaban saya kalau pas ada waktu senggang dan saling curhat dengan sesama students tentang pe-er yang menggila di tengah semester.

Biarpun sudah dibekali dan diwanti-wanti dari awal, bahkan sejak awal PDT di jakarta, bahwa waktu harus dimanfaatkan sebaik mungkin, tetep aja, kalau pas malam hari, sering banget harus lembur, meski sekedar untuk 'nengok' PR dan memutuskan artikel macam apa yang harus dicari esok hari, atau cuman sekedar 'melihat' kembali bahan kuliah yang ada di blackboard kampus.
Kalo nggak, tugas-tugas itu akan semakin menggunung dan bakal seperti hantu mengusai pikiran kapanpun dan dimanapun saya berada. :D




Kalau menuruti kata hati, weekend itu...... adalah waktu yang paling nyaman untuk tidur seharian, apalagi setelah seminggu berjibaku sama yang namanya buku, perpustakaan, macbook, kalkulator, dan kertas-kertas. But we have our 6year-old baby boy,  waiting his parents to play with him. Mau nggak mau, jalan-jalan juga akhirnya, entah sekedar makan di luar rumah atau main di play ground. Suka cita hidup di Brisbane salah satunya adalah banyak sekali play ground yang cukup nyaman untuk anak-anak, dan aman.
Jadi seringnya saya bawa mas Fawwaz ke taman, biarkan dia maen sepuas hati, dan ayah ibunya bisa punya waktu untuk ngobrol atau sesekali baca jurnal yang belum tuntas dibaca, hahaahah.
Sering juga sepulang sekolah saya bawa dia ke Uni, ke great court yang lapang itu, dia bisa maen bola, lompat-lompat atau lari-lari sepuas hati, dan saya bisa sekalian browsing beberapa paper untuk dibaca dirumah malem harinya. Satu dua jam kemudian, baru pulang kerumah.

gambar diambil dari google
Memang sih, hampir tiap hari selalu kecapean. Pagi-pagi harus siapin 3 kotak makan siang buat Fawwaz, satu buat saya, dan satu buat suami (jadi totalnya 5 kotak makan). Sore, jemput mas Fawwaz disekolah, dan nemenin dia berkarya dirumah sampai jam tidur malamnya. Nah, lepas itu baru bisa sedikit lega nengok buku dan kertas-kertas itu. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, semuanya kan emang mau saya juga, nggak ada yang nyuruh-nyuruh daftar beasiswa dan sekolah lagi.hahhaha

Jadi ya udah nikmati sajalah, memang cape, tapi yaaa....siapa suruh? :D
Ditambah lagi mata kuliah yang nggak gampang buat saya. Entah emang karena udah mulai menua atau karena saya udah kelamaan nggak belajar. Jadi sempet kayak merasa nol banget pas hari-hari pertama kuliah, belum lagi lidah yang rasanya agak 'kelu' kalo musti ngomong enggres. Untungnya sih, mata kuliah-mata kuliah ini "kebetulan" saya suka, jadi ya....biarpun susah, dinikmati juga.

Hmmm, at the end, saya cuman mau bilang,
Emang cape, but I am happy here.
and many thanks for my lovely husband, for being so helpful (sometimes) :D
Hope everything will run perfectly for us....
#kisses