Follow Us @soratemplates

Tuesday, December 17, 2013

Paper-1 : Introduction-MuPyV

Kali pertama mau nyoba nulis tentang pekerjaan saya.
Pekerjaan yang menyenangkan, yaitu Membaca. hahhahah…..
Kalau biasanya nge-post sesuatu tentang yang dibaca oleh anak ganteng saya, kali ini adalah buku atau paper yang dibaca ibunya.

Tetap akan ditulis ke dalam bahasa mudah.
Karena ternyata, saya sadar kalo udah urusan beginian bahasa yang saya pakai amat sangat seperti buku pelajaran disekolah dan jadi sedikit boooring.
Jadi ini seperti tantangan sendiri buat saya, hehhehh.
Merubah bahasa dari langit ke-tujuh jadi bahasa yang lebih membumi :D.






Judul paper kali ini adalah:
A microbial platform for rapid and low-cost virus-like-partikel and capsomere vaccines.


Rupa-rupanya paper ini adalah hasil kerja bareng dari 3 institusi yang berbeda, yaitu: Univerisity of Queensland, Griffith University dan satu lagi The Queensland Institute of Medical Research. Porsi menarik dari sebuah paper (menurut saya pribadi) adalah bagian introduction, atau latar belakang. Sebabnya adalah karena banyak hal, jelas bagian ini adalah yang akan memberi kita informasi alur sebab-akibat dan kenapa suatu riset dikerjakan dan menjadi menarik atau bahkan penting.
(walau sedihnya, sering kali dan sebagian besar orang melewatkan pentingnya bagian ini dan langsung melihat 'result and discussion'. Bahkan, seakan-akan bagian ini 'hanya' jadi pelengkap).
Padahal, keunikan suatu jurnal bisa dengan mudah ditemukan disini.

Jadi sekarang, saya akan coba ulas bagian 'latar belakang' dari jurnal yang dikirim buat saya dari Frank. Diawali dengan informasi umum seperti pentingnya Vaksinasi yang secara efektif meng-enyah-kan penyakit tertentu dari muka bumi, jurnal ini lalu
membeberkan fakta tentang jumlah kematian anak-anak dibawah 5 tahun disebabkan oleh penyakit tertentu yang kebanyakan terjadi di negara-negara sedang berkembang (Indonesia termasuk dong ya? kita kan masih "developing country" belum berubah jadi "developed country"). Tetapi ternyata problematika vaksinasi ini bukan cuma jadi masalah di negara berkembang lho, bahkan negara yang masuk kategori maju, cukup dibuat repot ketika kemaren flu burung menyerang masyarakat dunia.
(lebay gak sih ini bahasanya? hahahhah). Nah, kejadian ini menjadi tekanan tersendiri bagi mereka untuk bisa memproduksi vaksin dengan cepat, murah dan bisa diproduksi masal untuk memenuhi permintaan dari banyak pihak.

Setelah penjelasan singkat tentang kebutuhan vaksin ini, mulailah ada penjelasan tentang Virus-like Partikel (VLP), yang aman dan punya tingkat efikasi cukup tinggi. Sejauh ini, VLP-vaccine sudah tersedia untuk hepatitis B dan kanker servik. Dan poin penting kenapa VLP menjadi menarik bagi grup peneliti ini adalah karena VLP vaksin ini ternyata terbukti mampu menginduksi sistem kekebalan humoral dan seluler manusia walaupun tanpa penggunaan adjuvant.
Hmm, lain kali mungkin sebaiknya akan saya tulis lebih detail tentang perbedaan vaksin VLP ini dengan vaksin reguler, sekaligus paper yang memberikan pernyataan menarik soal "tanpa adjuvant" ini, tapi nanti dong yahhh…masih panjang ini. hehhe.

Nah, setelah informasi umum soal VLP, berikutnya tentu saja penjabaran lebih detail tentang VLP, yang ternyata untuk bikin VLP ini tentu saja butuh yang namanya "appropriately folded protein", alias protein punya aktivitas, bukan sekedar produksi protein tertentu aja. Proses pembuatan VLP dari protein tertentu butuh segudang pekerjaan yang melibatkan interior sel dan interaksinya dengan lingkungan (lingkungan sel lho yah, bukan lingkungan alam semesta). Nah, karena membuat VLP secara 'in vivo' butuh proses panjang, para peneliti mulai melirik yang namanya teknik "in vitro". Karena proses perakitan nya relatif lebih mudah dan terukur, merujuk satu paper utama yang disebut beberapa kali di dalam paper ini, yang intinya dengan teknik 'in vitro', dengan memakai E.coli, akan menekan biaya dan rentang waktu pembuatan vaksin.

Lalu dimanakah uniknya paper ini? Jelas mereka tertarik dengan yang namanya produksi VLP secara in vitro dengan E.coli, lalu apakah yang mereka produksi? sekedar "mengulang" kesuksesan paper rujukan mereka kah?. 
No, dengan jelas mereka menulis kalau mereka akan bikin vaccine platform untuk Polyomavirus (MuPyV)-VP1 baik dengan capsomere dan VLP, dan penggunaannya ditujukan untuk influenza dan Group A Streptococcus (GAS). Nah saya lupa bilang tadi, kenapa capsomere jadi menarik selain VLP?  adalah karena capsomere ini juga ditemukan cukup antigenik bagi sistem kekebalan tubuh manusia, Jadi kalau dirunut, mereka akan produksi VP1 protein dengan E.coli, nah formasi pentamer dari VP1 ini disebut capsomere, selanjutnya, dengan assembling tertentu, si capsomere akan dirubah jadi VLP yang sangat terkenal itu, dan karena capsomere ini cukup imunogenik, jadilah akan diproses sekaligus bersamaan dengan VLP, semacam potong kompas, kalau kita bisa pakai capsomer-nya, VLP akan jadi pilihan kedua, karena prosesnya lebih panjang.
heheheh…..

Untuk tujuan penggunaan vaksin influenza, yang digunakan adalah M2e protein yang dipasangkan ke dalam polyomavirus-VP1 capsomere, purifikasi, dan melakukan serangkaian test untuk potensi antibody binding.
Sedangkan untuk tujuan GAS, peptida yang digunakan adalah J8 karena nggak ada cross reaction dengan protein manusia., tapi oh tetapi, tantangannya adalah bagaimana 'merubah' J8 protein ini jadi sedikit imunogenik dan tetap aman digunakan. Masuk akal bukan? sekedar nggak ada cross reaction memang aman untuk manusia, tapi hampir dipastikan nggak akan bisa menginduksi sistem kekebalan tubuh kita memproduksi yang namanya antibodi, Nah, jadi J8 ini akan dimodifikasi supaya sedikit imunogenik, dikenali sebagai antigen dan badan kita bisa memproduksi antibodi yang diinginkan, namun tetap aman.

Overall, ini paper yang bagus, meski saya sedikit terbata-bata karena kecepatan saya mencerna jurnal mulai melambat karena liburan, hihhiii…
Anyway, satu nih yang saya masih belum bisa melihat benang merahnya, kenapa influenza dan GAS?
dua hal ini kayaknya agak 'jauh' beda, meski dua2nya penting, apakah ada korelasi antara influenza dan GAS ini, atau enggak?
kudu cari tau lagi, maklum masih newbie..
wkwkwkk…

silahkan kalau mau komplain atau diskusi,
siapa tau ada yang harus dikoreksi atau saya salah mencerna..
fell free to contact me or just write your comments here..
enjoy!





No comments: